Chat dengan kami disini

Hidup di era perkembangan teknologi yang sangat pesat, membuat modus penipuan semakin beragam dan semakin sulit dibedakan dengan layanan resmi. Salah satu modus yang kembali marak yakni penipu yang menyamar sebagai petugas Dukcapil lalu berpura-pura menghubungi masyarakat untuk “membantu aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD)”.
Terlihat sangat meyakinkan, padahal aksi ini merupakan penipuan berbahaya yang menargetkan pencurian data pribadi dan akses finansial korban. Berikut penjelasan lengkap agar Anda tidak menjadi korban berikutnya.
Berdasarkan laporan masyarakat, pelaku biasanya melakukan melakukan aksinya dengan pola berikut:
Lindungi diri Anda dengan langkah berikut:
Jika Anda sudah memberikan data atau meng-klik link atau file mencurigakan, segera lakukan hal ini:
Jika terjadi sesuatu terhadap rekening bank Anda, segera lakukan pelaporan melalui kanal resmi Indonesia Anti-Scam Centre (IASC): https://iasc.ojk.go.id
Ayo saling jaga keamanan digital! Modus penipuan digital berkembang sangat cepat, sehingga kita harus mawas diri dan meningkatkan kewaspadaan agar menjadi pegangan kuat dalam melindungi data diri dan keuangan Anda.

LestariDiskon, sebuah platform penyedia diskon di berbagai merchant di Bali kini telah mencapai lebih dari 27.000 pengguna sejak dirilis pada tahun 2019. Saat ini, LestariDiskon telah... Selengkapnya

Rayakan Hari Ulang Tahun yang ke-24 Bank Lestari Bali (BPR) bagikan bantuan beras kepada 37 panti asuhan binaan yang tersebar di seluruh Bali. Total bantuan beras yang diberikan ini sebesar 3 ton... Selengkapnya

Desain rumah selalu mengalami perubahan dan perkembangan setiap tahunnya. Untuk Anda yang ingin punya rumah baru, tapi masih bingung menentukan desain interiornya seperti apa, yuk simak tren... Selengkapnya