26 January 2026

Kenapa Menabung Itu Sulit, Tapi Menghabiskan Uang Itu Mudah?

Kenapa Menabung Itu Sulit, Tapi Menghabiskan Uang Itu Mudah?

Menabung bagi sebagian orang dianggap sebuah hal yang sangat mudah dilakukan. Namun, kenyataannya banyak orang merasa kesulitan untuk konsisten menyisihkan uang, sementara menghabiskannya justru terasa jauh lebih mudah.

Hal ini gak selalu berkaitan dengan penghasilan atau tingkat literasi keuangan. Ternyata, ada faktor psikologis dan kebiasaan yang membuat menabung terasa berat jika tidak dilakukan dengan cara yang tepat.

 

Mengapa Menabung Terasa Lebih Sulit?

 

1. Otak Manusia Cenderung Mencari Kepuasan Instan

 

Secara alami, manusia lebih tertarik pada hal yang memberikan hasil cepat. Misalnya, membeli makanan favorit, berbelanja online, atau nongkrong bersama teman yang bisa memberikan rasa puas secara langsung. Sebaliknya, manfaat menabung baru dirasakan di masa depan, sehingga sering kali tidak menjadi prioritas utama.

 

2. Menabung Sering Dilakukan dari “Sisa Uang”

 

Kesalahan umum dalam menabung adalah menunggu sisa penghasilan. Ketika kebutuhan harian, gaya hidup, dan pengeluaran tidak terkontrol, hampir tidak ada sisa yang benar-benar bisa ditabung. Akibatnya, niat menabung hanya menjadi angan belaka.

 

3. Tidak Ada Sistem yang Mengikat

 

Berbeda dengan pengeluaran yang bisa dilakukan kapan saja, menabung sering tidak memiliki aturan yang jelas. Tanpa target, jadwal, dan komitmen, tabungan menjadi mudah diambil dan sulit berkembang. Sehingga, menghabiskan uang terasa lebih mudah karena tidak memerlukan perencanaan jangka panjang. Tidak ada kewajiban untuk konsisten, tidak ada target yang harus dicapai, dan tidak ada konsekuensi langsung yang terasa. Inilah yang membuat pengeluaran terasa ringan, sementara menabung terasa berat.

 

Jika menabung terasa sulit selama ini, bisa jadi bukan karena kurang disiplin, melainkan karena belum menggunakan sistem yang sesuai. Salah satu cara yang efektif adalah menggunakan tabungan berjangka, di mana dana disisihkan secara rutin dan terpisah dari kebutuhan harian.  Menggunakan tabungan berjangka seperti Tabungan Sikaya dari BPR Lestari dapat membantu menjadikan menabung sebagai kebiasaan yang berjalan otomatis dan konsisten.

 

Keunggulan Tabungan Sikaya:

  • Bunga 3,50% per tahun
  • Jangka waktu fleksibel 1–10 tahun
  • Bebas biaya administrasi
  • Sistem autodebet bulanan
  • Pembukaan rekening melalui LestariMobile, tanpa harus ke kantor bank

 

Intinya, kesadaran kita terhadap kondisi finansial kita di masa depan menjadi dorongan terkuat untuk bisa konsisten menabung. Jika ingin kesiapan finansial kita baik di beberapa tahun yang akan datang, maka seharusnya kita sudah menyiapkan sejak dini dimulai dari menabung dengan Tabungan Sikaya.

 

Informasi selengkapnya mengenai Tabungan Sikaya, silakan klik https://bprlestari.com/id/tabungan/sikaya atau Tanya Lestari di 087778811771.


BERITA LAINNYA

Kenapa Menabung Itu Sulit, Tapi Menghabiskan Uang Itu Mudah?

BPR Lestari Bali 10 tahun Berturut-Turut Sabet Infobank Awards

Setelah sebelumnya, berhasil mendapatkan gelar The Best Digital Brand, kali ini BPR Lestari Bali kembali berhasil mempertahankan nilai rapor yang memuaskan dari sisi kinerja bisnisnya. Dalam ajang... Selengkapnya

Kenapa Menabung Itu Sulit, Tapi Menghabiskan Uang Itu Mudah?

BPR Lestari Bali, Berbagi Sepenggal Kisah di Panti Asuhan Ebenhaezer Denpasar

Mengusung misi #MakeanImpact, bulan ini BPR Lestari Bali kembali hadir dengan sejumlah program. Salah satunya adalah #LestariforKids yang merupakan program rutin dwiwulan BPR Lestari Bali. Bulan... Selengkapnya

Kenapa Menabung Itu Sulit, Tapi Menghabiskan Uang Itu Mudah?

Aset BPR Lestari Bali Tumbuh 1,1 Triliun Di Triwulan 2 Tahun 2019

BPR Lestari Bali (member of Lestari Group) mencatatkan pertumbuhan aset yang memuaskan di triwulan 2. Tumbuh sebesar 1,1 Triliun secara Year on Year (YoY), saat ini BPR Lestari Bali mencatatkan... Selengkapnya