Chat dengan kami disini

Membangun rumah di Bali tidak sekadar memilih ukir-ukiran yang menarik. Dalam arsitektur tradisional Bali, terdapat pedoman bernama Asta Kosala Kosali yang mengatur tata letak, ukuran, serta bentuk bangunan agar selaras dengan alam, manusia, dan Tuhan melalui konsep Tri Hita Karana.
Asta Kosala Kosali sering dianalogikan sebagai feng shui Bali. Penerapannya dipercaya dapat membantu menciptakan keseimbangan dalam hunian serta mendukung kehidupan keluarga yang lebih harmonis. Karena itu, setiap bagian rumah tidak ditempatkan hanya berdasarkan estetika, tetapi juga mempertimbangkan fungsi, arah, dan tingkat kesakralannya.
Dalam Asta Kosala Kosali, tata ruang rumah mempertimbangkan arah kaja-kelod dan kangin-kauh. Setiap area memiliki nilai dan fungsi yang berbeda.
Beberapa contoh penerapannya antara lain:
Penempatan tersebut menunjukkan bahwa rumah tradisional Bali dibangun sebagai satu kesatuan yang saling terhubung.
Tidak hanya tata letak, ukuran bangunan dalam Asta Kosala Kosali juga diperhitungkan secara khusus melalui sistem pengukuran tradisional yang disebut sikut.
Pengukurannya dapat disesuaikan dengan proporsi tubuh pemilik atau penghuni rumah. Karena itu, ukuran pintu, tinggi tiang, hingga jarak antarbangunan dapat berbeda antara satu rumah dan rumah lainnya. Perhitungan tersebut bertujuan menciptakan keselarasan antara manusia, bangunan, dan lingkungan di sekitarnya.
Dalam arsitektur tradisional Bali, setiap bangunan memiliki fungsi dan nilai simbolis tersendiri. Salah satunya adalah angkul-angkul, yaitu gerbang utama yang menjadi penghubung antara lingkungan luar dengan pekarangan pribadi.
Angkul-angkul bukan sekadar elemen dekoratif. Keberadaannya juga berfungsi sebagai batas ruang sekaligus bagian dari identitas rumah tradisional Bali.
Begitu pula dengan merajan, paon, bale, dan bagian rumah lainnya. Seluruhnya dirancang agar memiliki hubungan yang harmonis dalam satu pekarangan.
Sudah membayangkan rumah baru yang dibangun sesuai prinsip Asta Kosala Kosali untuk keluarga Anda? Wujudkan hunian yang selaras dengan tradisi Bali sekaligus sesuai kebutuhan keluarga bersama KPR Prima dari Bank Lestari Bali (BPR).
Nikmati promo bunga spesial mulai dari 6,75% p.a. pada tahun pertama dengan jangka waktu pembiayaan hingga 20 tahun. Silakan Tanya Lestari di 087778811771 untuk kami pandu lebih lanjut.
Selengkapnya mengenai KPR Prima:
https://bprlestari.com/id/tentang-lestari/kredit-pemilikan-rumah-kpr-prima

Tahun 2025 merupakan tahun ular bagi astrologi Cina dab dalam kebudayaan Tionghoa, ular dianggap sebagai simbol kecerdasan, keberanian, dan kemampuan untuk menghadapi tantangan dengan hati-hati.... Selengkapnya

Memiliki rumah sendiri adalah impian banyak orang. Sayangnya, di tengah tingginya harga rumah saat ini membuat banyak orang kesulitan membeli rumah sehingga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sering... Selengkapnya

Saat ini, para pekerja Indonesia mengalami permasalahan yang cukup kompleks mulai dari lapangan kerja yang sedikit hingga upah yang tidak sebanding. Untuk itu, bekerja di luar negeri bisa jadi... Selengkapnya