Chat dengan kami disini

Hidup di era perkembangan teknologi yang sangat pesat, membuat modus penipuan semakin beragam dan semakin sulit dibedakan dengan layanan resmi. Salah satu modus yang kembali marak yakni penipu yang menyamar sebagai petugas Dukcapil lalu berpura-pura menghubungi masyarakat untuk “membantu aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD)”.
Terlihat sangat meyakinkan, padahal aksi ini merupakan penipuan berbahaya yang menargetkan pencurian data pribadi dan akses finansial korban. Berikut penjelasan lengkap agar Anda tidak menjadi korban berikutnya.
Berdasarkan laporan masyarakat, pelaku biasanya melakukan melakukan aksinya dengan pola berikut:
Lindungi diri Anda dengan langkah berikut:
Jika Anda sudah memberikan data atau meng-klik link atau file mencurigakan, segera lakukan hal ini:
Jika terjadi sesuatu terhadap rekening bank Anda, segera lakukan pelaporan melalui kanal resmi Indonesia Anti-Scam Centre (IASC): https://iasc.ojk.go.id
Ayo saling jaga keamanan digital! Modus penipuan digital berkembang sangat cepat, sehingga kita harus mawas diri dan meningkatkan kewaspadaan agar menjadi pegangan kuat dalam melindungi data diri dan keuangan Anda.

Keinginan memperluas usaha biasanya muncul ketika penjualan mulai meningkat, pelanggan bertambah, atau peluang pasar terlihat semakin besar. Namun, ekspansi bisnis tidak sebaiknya dilakukan hanya... Selengkapnya

Bank Lestari Bali (BPR) memperkuat komitmennya dalam mendukung perkembangan pelaku usaha melalui kegiatan Lestari Entrepreneur Club yang diselenggarakan pada Jumat, 24 Juli 2026, di Auditorium... Selengkapnya

Di era sekarang, perkembangan teknologi yang sangat masif mampu membuat segala kegiatan kita menjadi mudah dan praktis. Mau login sosial media, mobile banking, internet banking? Tinggal ketik... Selengkapnya